Lapas Brebes Gandeng Pramuka, Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat

waktu baca 4 menit
Selasa, 27 Okt 2026 12:09 14 Redaksi Jateng

Postkotaonline, Brebes – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes menjadikan Gerakan Pramuka sebagai salah satu sarana untuk membentuk karakter warga binaan. Pembentukan Gugus Depan 16.267–16.268 Pangkalan Lapas Brebes periode 2026–2029 diharapkan tidak berhenti pada pelantikan pengurus, tetapi berlanjut menjadi ruang pembelajaran bagi warga binaan.

Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pengurus Gugus Depan tersebut berlangsung di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Brebes Mudo Mulyanto dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Brebes Djoko Gunawan, serta jajaran pengurus Kwartir Cabang dan Gugus Depan.

Mudo mengatakan kegiatan kepramukaan di lingkungan lapas merupakan bagian dari upaya memperluas metode pembinaan. Menurut dia, warga binaan membutuhkan pembelajaran yang tidak hanya berkaitan dengan aturan selama menjalani pidana, tetapi juga pembentukan sikap sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui pembentukan Gugus Depan Pangkalan Lapas Kelas IIB Brebes, kami ingin menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembinaan yang mampu mendorong warga binaan untuk memperbaiki diri, membangun karakter dan sikap positif, serta mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Mudo.

Ia mengatakan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kebersamaan dalam kegiatan Pramuka diharapkan dapat diterapkan dalam keseharian warga binaan.

Bagi Mudo, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana. Ukuran yang lebih penting adalah perubahan perilaku yang muncul dan dapat dipertahankan warga binaan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, kegiatan Pramuka di Lapas Brebes diarahkan menjadi ruang untuk melatih kepemimpinan, membangun kebersamaan, meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan kesadaran mengenai tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

“Harapannya, nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kebersamaan yang ditanamkan melalui kegiatan Pramuka dapat menjadi bekal bagi mereka untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mampu memberikan kontribusi positif,” kata Mudo.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Brebes Ir. Djoko Gunawan, M.T., mengatakan Gerakan Pramuka memiliki nilai yang relevan dengan pembentukan karakter warga binaan. Nilai tersebut antara lain kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.

Ia berharap Gugus Depan di Lapas Brebes dapat menjadi wadah pembinaan yang produktif bagi warga binaan.

“Kami berharap Gugus Depan di Lapas Brebes dapat menjadi wadah pembinaan yang produktif, tempat warga binaan belajar membangun karakter, mengembangkan potensi, dan menumbuhkan kepercayaan diri untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Djoko.

Menurut Djoko, pengurus yang telah dilantik memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan kepramukaan berjalan secara nyata dan memberikan manfaat bagi perkembangan warga binaan.

Pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Brebes, prosesi tanya jawab pelantikan, pembacaan ikrar, serta pengucapan kata-kata pelantikan.

Komitmen kepengurusan kemudian diperkuat melalui penandatanganan naskah ikrar dan naskah pelantikan oleh Mudo Mulyanto selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan dan Djoko Gunawan selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Brebes.

Djoko juga menyematkan tanda jabatan Majelis Pembimbing Gugus Depan dan Ketua Gugus Depan.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, Hymne Satya Dharma Pramuka, dan doa.

Selain kedua pimpinan tersebut, kegiatan dihadiri Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwartir Cabang Brebes, Wakil Ketua Bidang Perencanaan Organisasi dan Hukum, Sekretaris Kwartir Cabang, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab), Ketua Kwartir Ranting Brebes, serta jajaran Majelis Pembimbing dan Pengurus Gugus Depan 16.267–16.268 Pangkalan Lapas Brebes.

Pembentukan Gugus Depan periode 2026–2029 menjadi bagian dari upaya Lapas Brebes memperkuat pembinaan kepribadian melalui kerja sama dengan pihak eksternal.

Bagi Lapas Brebes, keberhasilan pemasyarakatan tidak semata ditentukan oleh proses selama warga binaan berada di dalam lapas. Ukuran lainnya adalah kesiapan mereka ketika kembali ke lingkungan sosial.

Melalui kegiatan kepramukaan, disiplin diharapkan tidak berhenti sebagai aturan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan. Tanggung jawab diharapkan menjadi sikap, sementara gotong royong menjadi bagian dari cara warga binaan membangun hubungan sosial.

Dengan demikian, pelantikan Gugus Depan bukan sekadar pergantian atau pengesahan kepengurusan. Kegiatan itu menjadi awal bagi Lapas Brebes dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Brebes untuk menjadikan pembinaan karakter sebagai bagian dari proses menyiapkan warga binaan kembali ke masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA